Sang Surya : Bab III

BAB III : SANG PENGENDALI

Pratanala telah mengabdi pada Indra dan saban harinya selalu berjalan bersama Indra. Indra sendiri yang semula tidak suka dengan kepemilikan khodam mulai bisa menerimanya karena Pratanala enak diajak bicara meski terkadang sikap angkuhnya sebagai Mahamantri keluar. Tapi secara keseluruhan Indra tidak menyesal menerima Pratanala sebagai khodamnya. Read the rest of this entry

Sang Anarawata Saksana

Sang Anarawata Saksana

 (Cerita ini saya sertakan juga di Fantasy Fiesta 2011 yang diadakan kastilfantasi.com)

    Seorang laki-laki berusia 20 tahun berdiri di pintu gerbang sebuah mall di Bandung, lelaki itu bernama Atyasa Denaya. Ya, ia adalah satpam alias petugas keamanan di mall tersebut. Tugasnya… anda tahu sendiri, menangkap pencuri, mengamankan mall dari orang-orang yang mengganggu ketertiban, dan sebagainya demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung dan pedagang di mall tersebut. Read the rest of this entry

Saya Mau Jadi Dokter?

Oleh : tico.berries

Sumber asli : fictionpress.com

 

 

Ini merupakan cerita fiksi/nonfiksi. Mengapa? Karena sebagian fiksi itu terlalu indah dan sebagian non fiksi itu tidak indah. Cerita ini memang sepertinya lebih layak di tampilkan di blog, tapi berhubung si penulis bukan tipe orang yang bisa melampiaskan isi hatinya begitu saja dan karena cukup banyak blogger di indonesia, jadilah cerita ini di tulis di fictionpress. Karena menurut si penulis, belum banyak orang yang berbahasa Indonesia yang baca karangan bahasa Indonesia di fictionpress. Jadilah tujuan si penulis pun tercapai. Ingin membuka isi hatinya pada dunia, tapi cukup sedikit saja yang tahu. Read the rest of this entry

Bawah Rembulan

Disadur dari :
Lampung Post
Minggu, 23 Desember 2007

Pengarang: F. Moses

AWALNYA aku takut. Lama-lama jadi terbiasa. Hidup bersama orang-orang masa lalu di kota ini. Tanpa siang. Semua waktu adalah malam. Kadang hadir sebuah rembulan di langit. Membuatku senantiasa merasa sunyi walaupun sebenarnya aku suka sekali melihat rembulan. Malam rembulan. Read the rest of this entry

Daftar Alamat Redaksi Majalah

Redaksi Majalah Alkisah

Jl. Salemba Tengah 58, Jakarta Pusat

Telepon : 021-2306188, 39899033, 39899030 Read the rest of this entry

Bangkai Kegelapan

Dikutip dari : Harian Suara Karya

Sabtu, 09 Februari 2008

BANGKAI KEGELAPAN

Cerpen: Restoe Prawironegoro Ibrahim

Bagaimana pun hidup harus dipandang lebih ke depan. Ini berarti hidup harus dimulai lagi. Berjalan di atas bayangan masa silam yang mengharubirukan, tidak boleh dibiarkan berlanjut sampai terbawa ajal. Tidak! Ia musti dikubur. Dan, kuburan itu musti dibikin secara baik agar bangkai yang tertanam di dalamnya tidak mampu menyemprotkan bau. Begitu keputusan Fil. Janda lusuh yang baru saja terpancar sinar keinginan hidup lebih baik dari wajahnya. Matanya. Read the rest of this entry

Aku Datang Memenuhi Panggilan-Mu

Dikutip dari : Pikiran Rakyat- Sabtu, 08 Desember 2007

Cerpen: Eddy D. Iskandar

 

LABBAIK Allahumma labbaik, labbaika la syarikalaka labbaik. Innal hamda wanni`mata laka wal mulka, la syarikalak…
Talbiyah itu terus berkumandang memenuhi ruangan. Aku mendengarnya begitu mencekam, mendebarkan, membuatku terpana. Ada sesuatu yang membuatku terguncang. Jutaan suara itu menggema. Entah dari mana. Padahal di dalam ruangan tak ada siapa-siapa, kecuali aku, sendiri. Read the rest of this entry

Anak Inkubator

Cerpen oleh: Yonathan Rahardjo
Dimuat di : Suara Karya edisi Sabtu, 19 Januari 2008

Bayi mungil itu meringkuk di dalam inkubator. Ia bernafas cukup berat, kembang-kempisnya dadanya yang di dalam rongganya meringkuk jantung dan paru-paru. Menjadi pratanda betapa organ-organ vital bagi si anak manusia yang baru dilahirkan ibundanya itu mesti menghadapi dunia yang belum tentu ramah pada kehadirannya. Read the rest of this entry

Sang Surya : Bab II

BAB II : RANTAI TAKDIR

Di Nusantara ini para paranormal dan insan supranaturalis masih ada dan bertahan di antara gempuran zaman teknologi yang semakin canggih. Kalau boleh dibilang, sebenarnya kita ini penjaga tradisi yang sama hebatnya dengan Jepang, namun entah kenapa insan pers nasional maupun internasional lebih sering memuji-muji Jepang sebagai negara yang kukuh menjaga tradisi mereka. Barangkali hal ini karena mereka menjunjung tradisi mereka mulai dari sang Kaisar, Perdana Menteri, para pejabat, hingga masyarakat kelas bawah. Sementara kita? Para petinggi negeri ini hanya tertarik pada kelestarian budaya jika hal itu membuat mereka diliput dan mendongkrak popularitas mereka sehingga mereka dapat melanggengkan jabatan mereka, sementara para penjaga tradisi yang sebenarnya hidup sengsara di tengah kepungan utang dan tuntutan akan kebutuhan hidup yang makin lama makin berat. Read the rest of this entry

Sang Surya : BAB I

BAB I: NUSANTARA III DAN KALPATARU

 

Tahun 2040, Indonesia saat ini sudah mengalami kemajuan yang berarti di bidang ekonomi dan industri. Korupsi masih ada, meski kali ini KPK dan Kejaksaan lebih bergigi daripada masa-masa 2009-2012 yang lalu. Tapi Indonesia masih belum kehilangan budayanya yang dulu. Aneka tempat keramat masih tetap terjaga, aneka ritual kelenik untuk mendapatkan atau melanggengkan jabatan masih ada meski tidak sesubur dahulu. Namun yang menjadi keanehan dari negeri ini adalah peristiwa tahun 2028.

Read the rest of this entry