Sang Surya : Bab III
BAB III : SANG PENGENDALI
Pratanala telah mengabdi pada Indra dan saban harinya selalu berjalan bersama Indra. Indra sendiri yang semula tidak suka dengan kepemilikan khodam mulai bisa menerimanya karena Pratanala enak diajak bicara meski terkadang sikap angkuhnya sebagai Mahamantri keluar. Tapi secara keseluruhan Indra tidak menyesal menerima Pratanala sebagai khodamnya. Read the rest of this entry
Sang Anarawata Saksana
Sang Anarawata Saksana
(Cerita ini saya sertakan juga di Fantasy Fiesta 2011 yang diadakan kastilfantasi.com)
Seorang laki-laki berusia 20 tahun berdiri di pintu gerbang sebuah mall di Bandung, lelaki itu bernama Atyasa Denaya. Ya, ia adalah satpam alias petugas keamanan di mall tersebut. Tugasnya… anda tahu sendiri, menangkap pencuri, mengamankan mall dari orang-orang yang mengganggu ketertiban, dan sebagainya demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung dan pedagang di mall tersebut. Read the rest of this entry
Saya Mau Jadi Dokter?
Oleh : tico.berries
Sumber asli : fictionpress.com
Ini merupakan cerita fiksi/nonfiksi. Mengapa? Karena sebagian fiksi itu terlalu indah dan sebagian non fiksi itu tidak indah. Cerita ini memang sepertinya lebih layak di tampilkan di blog, tapi berhubung si penulis bukan tipe orang yang bisa melampiaskan isi hatinya begitu saja dan karena cukup banyak blogger di indonesia, jadilah cerita ini di tulis di fictionpress. Karena menurut si penulis, belum banyak orang yang berbahasa Indonesia yang baca karangan bahasa Indonesia di fictionpress. Jadilah tujuan si penulis pun tercapai. Ingin membuka isi hatinya pada dunia, tapi cukup sedikit saja yang tahu. Read the rest of this entry
Daftar Alamat Redaksi Majalah
Redaksi Majalah Alkisah
Jl. Salemba Tengah 58, Jakarta Pusat
Telepon : 021-2306188, 39899033, 39899030 Read the rest of this entry
Sang Surya : Bab II
BAB II : RANTAI TAKDIR
Di Nusantara ini para paranormal dan insan supranaturalis masih ada dan bertahan di antara gempuran zaman teknologi yang semakin canggih. Kalau boleh dibilang, sebenarnya kita ini penjaga tradisi yang sama hebatnya dengan Jepang, namun entah kenapa insan pers nasional maupun internasional lebih sering memuji-muji Jepang sebagai negara yang kukuh menjaga tradisi mereka. Barangkali hal ini karena mereka menjunjung tradisi mereka mulai dari sang Kaisar, Perdana Menteri, para pejabat, hingga masyarakat kelas bawah. Sementara kita? Para petinggi negeri ini hanya tertarik pada kelestarian budaya jika hal itu membuat mereka diliput dan mendongkrak popularitas mereka sehingga mereka dapat melanggengkan jabatan mereka, sementara para penjaga tradisi yang sebenarnya hidup sengsara di tengah kepungan utang dan tuntutan akan kebutuhan hidup yang makin lama makin berat. Read the rest of this entry
Sang Surya : BAB I
BAB I: NUSANTARA III DAN KALPATARU
Tahun 2040, Indonesia saat ini sudah mengalami kemajuan yang berarti di bidang ekonomi dan industri. Korupsi masih ada, meski kali ini KPK dan Kejaksaan lebih bergigi daripada masa-masa 2009-2012 yang lalu. Tapi Indonesia masih belum kehilangan budayanya yang dulu. Aneka tempat keramat masih tetap terjaga, aneka ritual kelenik untuk mendapatkan atau melanggengkan jabatan masih ada meski tidak sesubur dahulu. Namun yang menjadi keanehan dari negeri ini adalah peristiwa tahun 2028.
